Friday, November 23, 2012

Dampak Revolusi Industri

Revolusi Industri adalah suatu proses perubahan yang cepat di bidang ekonomi, yaitu dari ekonomi agraris (pertanian) ke ekonomi industri dengan menggunakan tenaga mesin dan tidak lagi menggunakan peralatan manual yang mengandalkan keterampilan tangan. Revolusi ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas barang, namun tentunya diberlakukannya hal ini juga menimbulkan berbagai dampak. Dampak dari revolusi industri dapat kita golongkan menjadi dua yaitu dampak negatif dan dampak positif, berikut akan kita bahas dampaknya satu per satu.

Dampak Positif

1. Lebih mudah memproduksi suatu barang. Keterampilan tangan para pekerja sudah tidak lagi dibutuhkan, karena sebagian besar pekerjaan mereka sudah bisa dilakukan oleh mesin, sehingga produksi suatu barang lebih efisien.

2. Transportasi menjadi lebih mudah dan cepat, karena sudah mengenal adanya tenaga mesin. Jadi, tak perlu menggunakan hewan seperti kerbau, sapi, dan keledai yang memakan waktu sangat lama untuk bepergian ke suatu tempat.

3. Muncul kota-kota industri lainnya. Revolusi industri yang awalnya dilakukan Inggris memberikan contoh bagi kota-kota lain untuk juga melakukan revolusi industri.

4. Memberikan suatu pengaruh yang mendunia dan terasa manfaatnya hingga sekarang. Tidak dapat dibayangkan bagaimana keadaan dunia sekarang apabila tidak dilakukannya revolusi industri, boleh dikatakan mulai dari bangun tidur sampai mau tidur lagi kita tidak bisa lepas dari hasil revolusi industri.

Dampak Negatif

1. Para petani banyak yang kehilangan mata pencahariannya, karena semua produksi telah dilakukan di pabrik-pabrik di kota besar, dan banyak pemilik tanah yang mereka garap menjual tanahnya untuk menanam modal di sentra industri.

2. Hal itu menyebabkan bertambahnya tingkat pengangguran, kemiskinan, dan tindak kriminal yang merajalela. Sehingga penjara menjadi penuh sesak oleh orang-orang jahat.

3. Terjadinya urbanisasi besar-besaran, banyak sekali petani yang telah kehilangan mata pencahariannya datang ke kota untuk mencari pekerjaan di pabrik-pabrik atau sentra industri lainnya. Hal ini tentu memperburuk keadaan di kota, penggunaan mesin tentu mengurangi kebutuhan akan tenaga buruh, jadi mereka yang datang dari desa rela menukar tenaganya dengan upah yang sangat kecil demi mendapatkan pekerjaan. Dengan begitu, banyak diantara mereka menjalani kehidupan di kota dengan kondisi tidak layak, baik dalam hal pemukiman maupun kesehatannya.

4. Perbedaan lapisan antara pengusaha pabrik yang kaya dan buruh pabrik yang miskin, makin lama makin bertambah besar; kebencian kelas seringkali menimbulkan kerusuhan-kerusuhan dan pemberontakan-pemberontakan yang mengakibatkan pertumpahan darah.

5. Harga mesin yang sangat mahal bagi juru gilda, yang akan menyebabkan hanya para kapitalis saja yang dapat membelinya, sehingga mendorong banyak pertumbuhan perusahaan-perusahaan besar, dan membuat perusahaan kecil seperti gilda tersingkir.

6. Polusi air, udara, dan tanah. Pembangunan pabrik-pabrik di kota besar menimbulkan limbah yang tidak terkendali, sehingga membuat kota menjadi kotor.

7. Bisa menyebabkan seseorang menjadi atheis. Banyak orang yang mulai tidak percaya Tuhan, karena mereka merasa segala kebutuhan hidupnya dapat dipenuhi sendiri dengan mesin-mesin yang mereka ciptakan.

Itulah dampak-dampak yang ditimbulkan dari revolusi industri. Tidak dapat dipungkiri kalau revolusi industri sangat bermanfaat hingga sekarang, walaupun itu juga melahirkan dampak buruk, seharusnya semua itu bisa diatasi dengan pengelolaan yang benar.

2 comments:

  1. terimakasih postingan ini benar-benar sangat membantu....^^

    ReplyDelete