Monday, November 25, 2013

you never let me down before
now i don't see you anymore

just don't go changing
you always have my unspoken passion

i need to know that you will always be
the same old someone that i knew

i don't want clever conversation
i just want someone that i can talk to

i love you...just the way you...

were.

Sunday, November 10, 2013

Kegiatan Penulisan di Perkuliahan

Jenis kegiatan penulisan di tingkat perguruan tinggi
A. Laporan

Laporan adalah kegiatan penulisan yang berisi rekaman kegiatan tentang suatu yang sedang dikerjakan, digarap, diteliti, atau diamati, dan mengandung saran-saran untuk dilaksanakan. Laporan ini disampaikan dengan cara seobjektif mungkin.

B. Makalah

Dalam kegiatan perkuliahan makalah sering sekali digunakan. Makalah, dalam tradisi akademik, adalah karya ilmuwan atau mahasiswa yang sifatnya paling ‘soft’ dari jenis karya ilmiah lainnya.

Dilihat dari cara berpikir, makalah dapat dibedakan menjadi dua macam : makalah hasil berpikir deduktif dan makalah hasil berpikir induktif.

Makalah hasil berpikir deduktif membahas masalah atas dasar kajian teori tertentu. Dengan kata lain makalah jenis ini menerapkan teori tertentu untuk memecahkan masalah yang dipilihnya.

Sedangkan makalah  hasil  berpikir  induktif, diawali oleh pengamatan empiris, pembahasan hasil pengamatan,  penarikan  simpulan,  dilanjutkan  dengan   pembandingan dengan teori yang relevan.

C. Skripsi

Skripsi  adalah  kegiatan penulisan  mahasiswa,  untuk  melengkapi  syarat  mendapatkan gelar sarjana (S1). Bobotnya 6 satuan kredit semster (SKS) dan dalam pengerjakannya dibantu dosen pembimbing. Dosen pembimbing berperan ‘mengawal’ dari awal sampai akhir hingga mahasiswa mampu mengerjakan dan mempertahankannya pada ujian skripsi.

D. Tesis

Tesis  mempunyai  tingkat  pembahasan  lebih  dalam daripada skripsi. Tesis dibuat oleh seorang kandidat Magister & disusun secara mandiri pada akhir masa studi dan merupakan salah satu syarat   mencapai gelar Magister. Tesis ditulis dengan bimbingan seorang dosen senior yang bertangungjawab dalam   bidang studi    tertentu. Sekalipun  pada dasarnya sama dengan skripsi, tesis lebih dalam, tajam, dan dilakukan mandiri.

E. Disertasi

Disertasi  ialah  kegiatan penulisan  yang  diajukan  untuk  mencapai  gelar  doktor,  yaitu gelar tertinggi  yang  diberikan  oleh  suatu  univesitas. Gelar Doktor tersebut diberikan pada mahasiswa yang telah mempertahankan disertasinya dihadapan Dewan Penguji Disertasi yang terdiri dari profesor atau Doktor dibidang masing-masing. Disertasi ditulis berdasarkan penemuan  (keilmuan)  orisinil  dimana  penulis  mengemukan  dalil yang dibuktikan berdasarkan data dan fakta valid dengan analisis terinci. Disertasi memuat penemuan-penemuan baru, pandangan baru yang filosofis, tehnik atau metode  baru tentang  sesuatu  sebagai  cerminan pengembangan ilmu yang dikaji dalam taraf  yang tinggi.

Perbedaan Umum antara Skripsi, Tesis dan Disertasi

No
Aspek
Skripsi
Tesis
Disertasi
1
Jenjang
S1
S2
S3 (tertinggi)
2
Permasalahan
Dapat diangkat dari pengalaman empirik, tidak mendalam
Diangkat dari pengalaman empirik, dan teoritik, bersifat  mendalam
Diangkat dari kajian teoritik yang didukung fakta empirik, bersifat sangat mendalam
3
Kemandirian penulis
60% peran penulis, 40% pembimbing
80% peran penulis, 20% pembimbing
90% peran penulis, 10% pembimbing
4
Bobot Ilmiah
Rendah – sedang
Sedang – tinggi.  Pendalaman / pengembangan terhadap teori dan penelitian yang ada
Tinggi, Tertinggi dibidang akademik.   Diwajibkan mencari terobosan dan teori baru dalam bidang ilmu pengetahuan
5
Pemaparan
Dominan deskriptif
Deskriptif dan Analitis
Dominan analitis
6
Model Analisis
Rendah – sedang
Sedang – tinggi
Tinggi
7
Jumlah rumusan masalah
Sekitar 1-2
Minimal 3
Lebih dari 3
8
Metode / Uji statistik
Biasanya  memakai uji Kualitatif / Uji deskriptif, Uji statistik parametrik (uji 1 pihak, 2 pihak), atau Statistik non parametrik (test binomial, Chi kuadrat, run test), uji hipotesis komparatif, uji hipotesis asosiatif, Korelasi, Regresi, Uji beda, Uji Chi Square, dll
Biasanya memakai uji Kualitatif  lanjut  /  regresi ganda, atau korelasi ganda, mulitivariate, multivariate lanjutan (regresi dummy, data panel, persamaan simultan, regresi logistic, Log linier analisis,  ekonometrika static & dinamik, time series ekonometrik) Path analysis, SEM
Sama dengan tesis dengan metode lebih kompleks, berbobot yang bertujuan mencari terobosan dan teori baru dalam bidang ilmu pengetahuan
9
Jenjang Pembimbing/ Penguji
Minimal Magister
Minimal Doktor dan Magister yang berpengalaman
Minimal Profesor dan Doktor  yang berpengalaman
10
Orisinalitas penelitian
Bisa replika penelitian orang lain, tempat kasus berbeda
Mengutamakan orisinalitas
Harus orisinil
11
Penemuan hal-hal yang baru
Tidak harus
Diutamakan
Diharuskan
12
Publikasi hasil penelitian
Kampus Internal dan disarankan nasional
Minimal Nasional
Nasional dan Internasional
13
Jumlah rujukan / daftar pustaka
Minimal 20
Minimal 40
Minimal 60
14
Metode / Program statistik yang biasa digunakan
Kualitatif / Manual, Excel, SPSS dll
Kualitatif lanjut / SPSS, Eview, Lisrel, Amos dll
Kualitatif lanjut / SPSS, Eview, Lisrel, Amos dll

Monday, October 14, 2013

DIKSI

Dengan memiliki banyak perbendaharaan kata, kita dapat menyampaikan dengan mudah apa yang menjadi gagasan kita, dan juga dapat mudah dimengerti oleh pendengar/pembacanya. Namun, alangkah lebih baik apabila kita menggunakan pilihan kata yang tepat dan sesuai. Pemilihan kata seperti ini dapat disebut sebagai diksi. Kata merupakan salah satu unsur dasar bahasa yang sangat penting. Dalam memilih kata-kata, ada dua persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu :
  1. Ketepatan : dapat mengungkapkan apa yang ingin kita ungkapkan;
  2. Kesesuaian : kecocokan antara kata-kata dengan kesempatan dan keadaan
Ketepatan pilihan kata berkenaan dengan apakah kata yang digunakan sudah setepat-tepatnya, sehingga tidak menimbulkan anggapan yang lain antara pembicara dan pendengar atau penulis dengan pembaca. Adapun yang berkenaan dengan kesesuain pilihan kata, apakah kata yang digunakan tersebut tidak merusak suasana atau menyinggung perasaan orang yang diajak berbahasa.
Selain itu, penulis juga perlu mempelajari tentang masalah makna dan relasi makna :
Makna sebuah kata / sebuah kalimat merupakan makna yang tidak selalu berdiri sendiri. Adapun makna menurut (Chaer, 1994: 60) terbagi atas beberapa kelompok yaitu :
1.      Makna Leksikal :  makna yang sesuai dengan referennya, sesuai dengan hasil observasi alat indera / makna yg sungguh-sungguh nyata dlm kehidupan kita. Contoh: Kata tikus, makna leksikalnya adalah binatang yang menyebabkan timbulnya penyakit (Tikus itu mati diterkam kucing).
Makna Gramatikal : untuk menyatakan makna-makna atau nuansa-nuansa makna gramatikal, untuk menyatakan makna jamak bahasa Indonesia, menggunakan proses reduplikasi seperti kata: buku yg bermakna “sebuah buku,” menjadi buku-buku yang bermakna “banyak buku”.
2.      Makna Referensial dan Nonreferensial : Makna referensial & nonreferensial perbedaannya adalah berdasarkan ada tidaknya referen dari kata-kata itu. Maka kata-kata itu mempunyai referen, yaitu sesuatu di luar bahasa yang diacu oleh kata itu. Kata bermakna referensial, kalau mempunyai referen, sedangkan kata bermakna nonreferensial kalau tidak memiliki referen. Contoh: Kata meja dan kursi (bermakna referen). Kata karena dan tetapi (bermakna nonreferensial).
3.      Makna Denotatif dan Konotatif
Makna denotatif adalah makna asli, makna asal atau makna sebenarnya yang dimiliki sebuah leksem. Contoh: Kata kurus, bermakna denotatif keadaan tubuhnya yang lebih kecil & ukuran badannya normal.  Makna konotatif adalah: makna lain yang ditambahkan pada makna denotatif tadi yang berhubungan dengan nilai rasa orang / kelompok orang yang menggunakan kata tersebut. Contoh: Kata kurus pada contoh di atas bermakna konotatif netral, artinya tidak memiliki nilai rasa yang mengenakkan, tetapi kata ramping bersinonim dengan kata kurus itu memiliki konotatif positif, nilai yang mengenakkan. Orang akan senang bila dikatakan ramping.
4.      Makna Konseptual dan Makna Asosiatif
Makna konseptual adalah makna yang dimiliki oleh sebuah leksem terlepas dari konteks atau asosiasi apapun. Contoh: Kata kuda memiliki makna konseptual “sejenis binatang berkaki empat yg bisa dikendarai”. Makna asosiatif adalah makna yang dimiliki sebuah leksem / kata berkenaan dengan adanya hubungan kata itu dengan suatu yang berada diluar bahasa . Contoh: Kata melati berasosiasi dg suatu yg suci / kesucian. Kata merah berasosiasi berani / paham komunis.
5.      Makna Kata dan Makna Istilah
Makna kata, walaupun secara sinkronis tidak berubah, tetapi karena berbagai faktor dalam kehidupan dapat menjadi bersifat umum. Makna kata itu baru menjadi jelas kalau sudah digunakan dalam suatu kalimat. Contoh: Kata tahanan, bermakna orang yang ditahan,tapi bisa juga hasil perbuatan menahan. Kata air, bermakna air yang berada di sumur, di gelas, di bak mandi atau air hujan.  Makna istilah memiliki makna yang tetap dan pasti. Ketetapan dan kepastian makna istilah itu karena istilah itu hanya digunakan dalam bidang kegiatan atau keilmuan tertentu. Contoh: Kata tahanan di atas masih bersifat umum, istilah di bidang hukum, kata tahanan itu sudah pasti orang yang ditahan sehubungan suatu perkara.
6.      Makna Idiomatikal dan Peribahasa
Yang dimaksud dengan idiom adalah satuan-satuan bahasa (ada berupa baik kata, frase, maupun kalimat) maknanya tidak dapat diramalkan dari makna leksikal, baik unsur-unsurnya maupun makna gramatikal satuan-satuan tersebut. Contoh: Kata ketakutan, kesedihan, keberanian, dan kebimbangan memiliki makna hal yg disebut makna dasar, Kata rumah kayu bermakna, rumah yang terbuat dari kayu.  Makna pribahasa bersifat memperbandingkan atau mengumpamakan, maka lazim juga disebut dengan nama perumpamaan. Contoh: Bagai, bak, laksana dan umpama lazim digunakan dalam peribahasa
7.      Makna Kias dan Lugas
Makna kias adalah kata, frase dan kalimat yang tidak merujuk pada arti sebenarnya. Contoh: Putri malam bermakna bulan , Raja siang bermakna matahari.
Fungsi dari diksi antara lain :

  •  Membuat pembaca atau pendengar mengerti secara benar dan tidak salah paham terhadap apa yang disampaikan oleh pembicara atau penulis.
  • ž  Untuk mencapai target komunikasi yang efektif.
  • ž  Melambangkan gagasan yang di ekspresikan secara verbal.
  • ž  Membentuk gaya ekspresi gagasan yang tepat (sangat resmi, resmi, tidak resmi) sehingga menyenangkan pendengar atau pembaca.



Monday, September 30, 2013

Grafik Komputer dan Pengolahan Citra



Ditinjau dari kedua istilah ini, sebenarnya membahas suatu unsur yang sama, yaitu tentang visual. Baik itu dalam grafik, maupun citra, kita sama-sama membayangkan objek visual yang dilihat mata. Namun, ada perbedaan dari kedua istilah ini, kita akan membahasnya satu persatu.

Grafik Komputer
Kalau dilihat secara kasat mata, ya mungkin yang terlintas dipikiran kita adalah tentang bagaimana grafik diolah atau dibuat menggunakan komputer. Pendapat itu tidak salah, tapi kita akan membahas pengertiannya lebih dalam lagi. Grafik Komputer adalah suatu bagian dari ilmu komputer yang berkaitan dengan manipulasi gambar (visual) secara digital, baik itu secara 2 dimensi (y,x), atau 3 dimensi (y,x,z).

Bagian dari grafik komputer juga meliputi:
> Geometri adalah mempelajari cara menggambarkan permukaan bidang.
> Animasi adalah mempelajari cara menggambarkan dan memanipulasi gabungan gambar-gambar menjadi gerakan.
> Rendering adalah mempelajari algoritma untuk menampilkan efek cahaya
> Pengolahan Citra (Imaging) adalah mempelajari cara pengambilan dan penyuntingan gambar.

Contoh pemanfaatan grafik komputer dalam kehidupan sehari-hari :
-          Pembuatan Games
-          Pembuatan Aplikasi
-          Pembuatan Film
-          Penggunaan Power Point Presentation

Pengolahan Citra
Citra bisa dibilang juga gambar, kalau begitu pengolahan citra adalah suatu teknik manipulasi tertentu terhadap citra/gambar yang akan di transformasi menjadi citra lain. Dan perlu diketahui, segala bentuk pengolahan citra adalah 2 dimensi.
Dasar dasar yang digunakan dalam pengolahan citra meliputi :
> Citra adalah gambar dua dimensi yang dihasilkan dari gambar analog dua dimensi yang kontinu menjadi gambar diskrit melalui proses sampling.
> Sampling  adalah proses untuk menentukan warna pada piksel tertentu pada citra dari sebuah gambar yang kontinu, Proses tersebut disebut proses digitisasi.
> Kuantisasi adalah Proses mengasosiasikan warna rata-rata dengan tingkatan warna tertentu.

Berdasarkan tujuan transformasi operasi pengolahan citra dikategorikan sebagai berikut :
  • Peningkatan Kualitas Citra (Image Enhancement)
Operasi peningkatan kualitas citra bertujuan untuk meningkatkan fitur tertentu pada citra.
  • Pemulihan Citra (Image Restoration)
Operasi pemulihan citra bertujuan untuk mengembalikan kondisi citra pada kondisi yang diketahui sebelumnya akibat adanya pengganggu yang menyebabkan penurunan kualitas citra.
Berdasarkan cakupan operasi yang dilakukan terhadap citra, Operasi pengolahan citra dikategorikan sebagai berikut :
  • Operasi titik, yaitu operasi yang dilakukan terhadap setiap piksel pada citra yang keluarannya hanya ditentukan oleh nilai piksel itu sendiri.
  • Operasi area, yaitu operasi yang dilakukan terhadap setiap piksel pada citra yang keluarannya dipengaruhi oleh piksel tersebut dan piksel lainnya dalam suatu daerah tertentu. Salah satu contoh dari operasi berbasis area adalah operasi ketetanggaan yang nilai keluaran dari operasi tersebut ditentukan oleh nilai piksel-piksel yang memiliki hubungan ketetanggaan dengan piksel yang sedang diolah.
  • Operasi global, yaitu operasi yang dilakukan tehadap setiap piksel pada citra yang keluarannya ditentukan oleh keseluruhan piksel yang membentuk citra.
Contoh pengolahan citra dalam kehidupan sehari – hari :
1.Bidang kesehatan
Digunakan untuk rontgen tubuh manusia yang berfungsi untuk mengetahui ada atau tidaknya kelainan di tubuh.
2.Bidang visual
Bisa digunakan untuk pemotretan lewat satelit, GPS, foto kamera dan lain-lain.
3.Mikroskop elektron
Adalah salah satu contoh dari pengolahan citra dalam bidang kedokteran, yang di maksud dengan mikroskop elektron adalah sebuah mikroskop yang dapat memperbesar detail sangat kecil dengan kekutan sehingga menyelesaikan tinggi akibat penggunaan elektron sebagai sumber penerangannya. Pembesaran dalam hal ini di tingkat hingga 2.000.000 kali. Adapun kegunaan dari mikroskop elektron yaitu digunakan dalam  patologi anatomi. Patologi anatomi ini berfungsi untuk mengindentifikasi organel dalam sel namun kegunaanya telah sangat dikurangi dengan immunhistochemistry tetapi masih tak tergantikan untuk diagnosis penyakit ginjal, identifikasi sindrom silia immotile dan banyak tugas-tugas lainnya.

sumber:

Monday, July 29, 2013

ya, sekarang ku merasakannya lagi..
rasa salah,
rasa marah,
getir yang sama seperti yang sudah ku lupa,
rasa yang sama yang telah kututup rapat-rapat dengan topeng,
topeng yang juga sama, seperti topeng-topeng lain yang kau suruh..

aku merasakannya lagi!

kebingungan yang sama,
kebingungan yang seakan hanya menuntunmu hilang dari dunia..
seakan tak punya pilihan lain,
seakan hanya lenyap yang membuatmu berdetak..
perasaan yang sama, yang membawamu tersesat,
membawamu menyalahkan semua yang sudah tepat

membawamu sadar, kalau dirimu adalah seorang keparat
sang keparat dungu, yang sekarang tak mampu merasa

aku hanya marah,
aku hanya kesal,
lalu cuma bisa berderai
menangis pasrah pada diri sendiri

tega?

Monday, July 22, 2013

picisan rectoverso

"tapi sayangnya kita tidak pernah memahami, padahal kita semua dapat berdialog dengan semesta.."

"kapan aku menemukan sekat-sekat otak yang mengeluarkan oksigen serupa?"

"aku pernah mencintai seseorang, seseorang yang hanya bisa ku kirimi isyarat sehalus udara, langit, awan atau hujan.."

"kalau mendengar saja sudah cukup, kenapa harus bicara?"

"untuk apa punya firasat kalau kita tidak dapat mengubah apa yang akan terjadi?"

"bukankah titik hujan tak pernah bertanya kenapa mereka harus meninggalkan tata langit saat harus jatuh membasuh bukit?"

"saat kita belajar menerima kita akan belajar berdamai.."

"karena pada akhirnya, semua yang harus terjadi pasti terjadi.."

rectoverso, anyone?

Thursday, June 20, 2013

cause i deserve it!

ya aku memang takut,
takut tak bisa membereskan semua,
semua hal yang bertubi-tubi itu
semua hal berat yang dilimpahkan padaku..

tapi itu dulu
itu kemarin..

sekarang aku tahu,
semua itu memang bagian dari perjalananku
perjalanan yang ternyata aku senangi..
perjalanan yang telah ku mulai dengan berani,
dan akan ku akhiri dengan pasti suatu hari..

sekarang aku hanya menantikan hari itu
hari kemenanganku
dimana aku akan mendapat bagianku, hadiahku
segala upah dari perjalananku
aku pasti akan mendapatkannya,
aku harus mendapatkannya
cause i deserve it!

Sunday, June 16, 2013

Ironi

Tolong..
Seseorang tolong aku
Aku takut
Siapapun tolong aku
Aku mohon..
Aku takkan sanggup

kalian bilang aku tak peduli,
kalian bilang aku tak punya hati,
kalian bilang aku tak bisa begitu, tak bisa begini,
mungkin dipikirkan mati..

kalau memang kenyataan seperti itu,
kenapa semua jadi begini?
kenapa semua bertubi-tubi?
kenapa semua harus ku selesaikan sendiri?

kemana diriku yang seperti itu?
seperti yang kalian semua katakan
terkadang aku sendiri terkikih, mengharapkan diriku yang seperti itu
seperti yang kalian katakan itu

ingin..ingin rasanya menjadi seorang aku
aku yang mati..

biar tak kurasakan semua ini
biar tak kutanggung sendiri
rasa takut ini..

tolong..
siapapun tolong aku
tolong aku mengakhiri,
getirnya ironi

Sunday, June 2, 2013

tapi punya hati

bukankah aku sudah pernah berkata, jangan pernah tanyakan aku kenapa
karena aku memang tak pernah bisa sama
mungkin belum..mungkin tidak..entahlah.
memang dia sendiri yang buatku begini, bukan mereka atau siapapun..dia sendiri.
mungkin yang kulakukan adalah suatu kesalahan, tapi bahkan akupun tak perlu lagi berpikir untuk melakukannya
melakukan hal yang katanya tak pantas, terjadi begitu saja

sampai suatu saat,
diriku tertampar..

tertampar ketulusan! tertampar pengampunan!
sakit..tak berani kutunjukkan wajahku, aku terlalu malu..
terlalu malu karena dia, dia lain yang lebih sempurna, dia lain yang pastinya jauh lebih sakit dariku, tapi punya hati.
tidak sepertiku.

It's just too much

Jadi ceritanya terlalu banyak yang ingin kutulis..
tentang kebanggaanku,
kesadaranku,
kesedihanku,
kegamanganku,
ketakutanku,
kepercayaanku,
semuanya campur aduk disini,di otakku.
entah bagaimana caranya,harus kutuangkan semua..
pada waktunya..

Thursday, May 16, 2013

Andai aku pantas bertanya, bagaimana dia sanggup hidup dengannya?
dia yang mungkin tak ada jiwanya..
tak ada hatinya..
yang ada cuma wajah sendu terpaku, layaknya batu..
ya, batu! yang keras itu,yang tak bisa berlagu,bahkan merasa pun tak mampu

andai aku pantas mengaku, kalau aku mungkin takkan bisa..takkan pernah bisa sama
jangan salahkan aku!  ini juga bukan salahnya! salahkan saja dia! dia yang menggali sendiri kuburnya

Hahaha!
kasar?ah tidak, dia pantas dapat lebih
lebih dicaci, dimaki, kemudian dibenci
bak linggis tajam perlahan mengikis batu, kikis sedikit, sedikit,sampai mendengar bunyinya pun terasa sakit

yah, andai aku tak pernah berandai-andai..

Tuesday, April 16, 2013

Hari itu adalah hari paling menakutkan sepanjang hidupku. Bukan karena pencuri,apalagi karena cerita-cerita hantu. Seumur hidupku, tak pernah kurasa setakut itu, mengetahui dia berada disana tanpa diriku, tapi yang kulakukan hanya bisa menunggu, menunggu dalam cemas, dalam tangis, yang tiba-tiba saja pecah setelah desakan takutnya hati yang begitu pilu.
Masih terngiang jelas dipikiranku, bagaimana rasa takut itu terus menghantui diriku hingga beberapa waktu. Rasa takut yang tak mau tahu, yang bisa tiba-tiba membuatmu menangis terisak-isak, tanpa kau tahu kenapa terus begitu. Seketika dadamu terasa sesak, tubuhmu gemetar, lalu air mata mengalir dengan derasnya.
Aku takut, takut sekali terjadi sesuatu pada dirinya, dan aku tidak ada disana. Dia datang sebagai seorang tersangka, layaknya kelinci datang sendiri ke sarang singa. Memang jiwanya kuat, jiwa terkuat yang pernah ku temui, tapi tidak dengan fisiknya, sewaktu-waktu bisa saja nafasnya sesak, seperti seorang yang meregang nyawa. Kalau begitu, memang singa-singa itu peduli?? Tak mungkin. Singa itu hanya tahu menerkam, bahkan kalau bisa mencabik si kelinci tanpa pandang bulu. Lalu siapa yang menolong si kelinci? Tak ada.
Aku lagi-lagi hanya bisa menangis, dan terus menangis hingga lelah. Sampai akhirnya dia kembali, kembali dengan damainya hati. Beruntung yang ku takutkan tak terjadi, karena si kelinci tak melawan, karena dia hanya mengalah, menerima dirinya diterkam, diterkam atas sesuatu yang bukan salahnya.
Ku sampaikan ketakutanku, hingga akhirnya kuterima pelukan yang begitu erat, peluk yang mendamaikan hati.
Katanya dia bangga memiliki ku, aku yang ternyata menjadi contoh baginya. Seorang aku yang selalu diam, namun berpikiran dewasa, yang berkata-kata dengan bijaksana. Katanya dia selalu mengingat kata-kataku, yang ternyata menjadi kekuatannya.
Tak pernah ku dengar yang seperti ini sebelumnya, ini benar-benar mengubah hari ketakutanku, menjadi hari yang termanis dalam hidupku..

Thursday, January 31, 2013

Let Me Give My Heart a Break

eh kalo dipikir-pikir kebanyakan judul postingan gw dari judul lagu semua ya? hahaha maklum lah ya entah kenapa gw addicted banget sama yang namanya denger lagu, dan..kalo lagu itu lagi hits banget di otak gw, gw jadi pikirin arti liriknya dalem-dalem, terus udah pasti lah ya dinyanyiin terus, di playlist juga di repeat track, dan pada akhirnya jadi bahan tulisan! *oke ini sebenernya ga penting* *maksud gw siapa juga yang mau tau?* :))

oia, sebenernya gue buka laptop mau belajar loh, buat uas cobol esok hari yang tentu saja ngejelimet dengan bahasa-bahasa yang cuma dimengerti komputer itu. tapi...memang godaan setan itu hebat banget yah sodara sodara, gw selalu deh kalo buka laptop spontan buka thumbnail-thumbnail di browser gue dan, bisa diliat sekarang jadinya gw ngapain?! *aduh ini juga ga penting*
ya intinya gw ga jadi belajar lah ya.. :)
okeh, selesai pembukaannya (panjang amat yak?) and back to the topic..


sebenernya judul yang betul adalah 'Let Me Give Your Heart a Break' tapi gw memutuskan untuk mengganti kata 'Your' jadi 'My' why? karena yang perlu diistirahatkan olehku adalah hatiku sendiri..tsaaaaaah!
wakakakakak tenang aja ini ga melulu tentang kisah cinta kok, apalagi tentang kisah cinta yang galau..big noooo!

jadi beberapa saat belakangan ini gue merasa tertampar, eh terenyuh, eh ter yah pokoknya begitu lah ya :)) sama kehidupan orang-orang disekitar gw, keluarga gw, sahabat gw, temen-temen gw. dan berpikiran untuk mengistirahatkan hati, maksudnya..bukan karena cape, tapi lebih kaya mengistirahatkan hati untuk tidak lagi  mengikuti keinginannya sendiri. singkatnya sih istirahat untuk jadi gw yang begitu-begitu aja, istirahat dari hati yang maunya males-males aja, disitu-situ aja.

gw ngerasa useless banget gitu di umur yang segini, kayanya ga ada skill yang bener-bener gue punya, semuanya setengah-setengah eh bahkan seperempat-seperempat! ga ada yang gw bisa bener-bener lakuin, satu aja pun ga ada. dan sebenernya ga harus skill juga sih, lebih ke minat pun, gue sampe sekarang ga tau..sedih ya?anak muda macam apa lah gw ini?!sampe sekarang masih gamang dalam hidup.

kadang gw suka mikir, kalo punya anak nanti (jiaaaahh pacar aja kaga ada wakakak) eh tapi bener gw suka mikir, kira-kira apa yah yang nanti anak gw bisa banggain dari gw?, dari kehidupan masa lalu gw, atau dari apa yang dia liat saat itu. kalo minta dikepangin rambut ga bisa, minta iringin nyanyi, minta bantuin tugas menggambar apalagi, terus kalo minta jaitin celana bolong gimana?duuuh miris banget gw hal-hal sederhana tersebut diatas ga ada yang gw bisa. bakal jadi emak macam apa lah gw?! -_-'

ngeliat orang-orang lain, kadang instead of seneng karena mereka kreatif, punya minat di suatu bidang, gw malah sirik. terus kalo udah sirik apa?ya udah, sirik doang. ga ada kelanjutannya. selesai. balik lagi ke zona nyaman, di hati gw yang nyantai-nyantai itu..

terus gw juga suka mikir, pasti temen-temen gw ga punya sesuatu yang berkesan tentang pengalamannya berteman dengan gw, gw sih berharapnya ada, tapi gw aja ga bisa inget hal berkesan apa yang udah gw lakukan, apalagi temen-temen gw?ngisi 1kb di memorinya pun ga nyampe kayanya..hahah paling yang diinget cuma yang jelek-jelek, ya karena itu yang berkesan :)) cindy yang cuek, dan ga care sama orang lain. berani taruhan, pasti hal itu yang spontanitas keluar di otak mereka kalo ditanya gw gimana. pas beberapa lama, baru mulai keluar yang baik-baik itupun susah ngeluarinnya kalo ga ditambah ngarang-ngarang atau karena ga enak sama gw yang nanya..hahaha eh tapi ini no offense loh ya, bukan gw mau ngejelek-jelekin temen-temen gw. tapi memang gw sangat merasa begitulah diriku, bukan salah kalian kok ;)

gw dari dulu sebenernya sering kok mikirin hal-hal begini. hal-hal yang salah dari diri gw sendiri, kekurangan-kekurangan gw, rata-rata gw sadar kok jeleknya gw dimana. tapiiiii..balik lagi, entah untuk ratusan bahkan ribuan kali, gw cuma cukup tau aja, cukup nyadar aja, ya cukup dipikirin aja.
jadi sekarang-sekarang gw memutuskan untuk menuliskannya, bukan untuk dibaca orang lain, tapi buat gw baca sendiri. one step forward huh?wakakakak at least, ga hanya terpikir sia-sia kan, siapa tau karena ditulis bisa dibaca ulang, diinget lagi, terus dilakuin deh..amiiiin! :)

seperti kata-kata seseorang, our socmed is our indelible history book, fill with the good one..

Wednesday, January 23, 2013

ah, sudahlah!

If could turn back time and..

wish i could live in my imaginary...
ah sudahlah

Hope we're just an ordinary people, which..
ah sudahlah

could we just freeze the clock?then..

back to the days when..
ah sudahlah

today, when i opened my eyes, i wish i woke up in a different..
ah sudahlah

if life was just simple as..
ah sudahlah

what if fairytales does exist..

and turn all of our impossibilities...
ah sudahlah

breakaway?

runaway?

flyaway?

ah, sudahlah..
tidak semua bisa sesuai keinginan
tidak semua seindah yang dibayangkan
tak mungkin lagi tuk dipungkiri
tapi, aku hanya ingin..
...
....

ah, sudahlah!

Wednesday, January 9, 2013

Somethings wrong

Ketika rasa mengalahkan segalanya
Ketika rasa menghalalkan yang tak biasa
Ketika rasa tak lagi memperdulikan makna
Ketika rasa bahkan merenggut semua
Mebuatmu menjadi buta
Hilang..
Tersesat..
Kemudian mati..

Tapi apakah sebenarnya ini?
Tak seorang pun menyadari
Tak seorang pun mengakui
Hanya terdiam, lemah, dan terus mengikuti

Akankah semua terungkap?
Terungkap dan kemudian tersakiti
Haruskah seperti ini akhirnya?
Apa semuanya salah?
Ini hanya masalah ketidakmungkinan
Tidak ada yang bisa mengelak

Haruskah lawan cinta adalah benci?
Jika harus mundur
Perlahan mencari kenyataan
Tak bisakah jalan dipilih sendiri?
Usaikan kisah sendiri?

Dapatkah semuanya pergi?
Hilang sendiri membawa sunyi
Seakan tak ada yang pernah dirasa
Tak ada yang pernah terjadi
Memulai semua dari awal lagi

Sendiri..